Chat with us, powered by LiveChat

Sejarah Istilah Dead Mans Hand Poker

Sejarah Istilah Dead Mans Hand Poker – Dead Mans Hand atau kartu orang mati adalah istilah yang digunakan dalam judi poker yang berarti dua pasang kartu hitam yang berangka delapan. Istilah ini berasal ketika seorang pengacara dan juga penjudi poker bernama Wild Bill Hickok yang ditembak hingga mati ketika memegang dua pasang kartu hitam dengan angka delapan. Dan kemudian dianggap bahwa kartu tersebut akan membawa kesialan bagi pemain yang memilikinya.

Banyak sekali anggapan kartu yang membawa sial dalam istilah ini. Pada tahun 1886, istilah kartu orang mati adalah pemain yang memegang kartu yang berupa tiga Jack dan sepasang kartu sepuluh. Encyclopedia of Superstitions bahkan menganggap bahwa kartu Jack dan tujuh merupakan kartu yang sangat sial. Kemudian beberapa tahun setelahnya tepatnya pada 1907, penulis Inggris bernama Edmond Hoyle mengatakan bahwa kartu sial yang sering disebut kartu orang mati adalah Jack dan delapan.

Definisi kartu orang mati yang berupa kartu hitam berangka delapan baru muncul pada tahun 1920-an. Istilah ini menjadi sangat terkenal karena menjadi salah satu bahasan dalam buku biografi yang berjudul Wild Bill Hickok: The Prince of Pistoleers.

Dari mana asalnya?

Menurut legenda dalam judi poker, istilah ini berasal dari kematian seorang pengacara sekaligus penjudi bernama James Butler atau sering dikenal dengan sebutan Wild Bill Hickok pada tahun 1876. Ia dibunuh oleh seorang pemabuk bernama Jack “Crooked Nose” Mc Call di Deadwood kota South Dakota.

Kejadian ini dimulai ketika Jack mencoba bergabung dalam meja judi poker yang terdapat Hickok di dalamnya. Rupanya, setelah Jack bergabung, ia terus saja kehilangan uang setiap kali bertaruh. Hickok memang merupakan pemain poker profesional yang bisa dengan mudah mengalahkan pemain amatir di kota itu. Kemudian Hickok berbaik hati dengan memberinya sejumlah uang dan menyarankannya untuk tidak bermain judi poker lagi hingga ia dapat membayar utangnya. Namun, Jack merasa terhina dengan saran tersebut.

Keesokan harinya, Jack memasuki bar untuk melihat Hickok bermain. Jack merasa sangat marah saat itu. Hickok biasanya duduk menghadap ke dinding karena ia selalu paranoid akan dibunuh. Namun kali ini ia tidak melakukannya karena pemain lain tidak mau berganti tempat dengannya.

Tiba-tiba Jack muncul di belakang Hickok dan berteriak “Sialan! Rasakan ini!” dan kemudian sebuah tembakan meletus ke belakang kepala Hickok. Dia berdalih melakukan hal tersebut untuk membalas kematian saudaranya. Hickok pun meninggal seketika itu dan Jack dieksekusi oleh negara tujuh bulan kemudian setelah kejadian itu. Sebagian besar orang mengatakan bahwa Hickok pada saat itu tengah memegang kartu As hitam dan delapan.

Seberapa besar pengaruhnya pada judi poker?

Kartu orang mati memang memiliki banyak nilai sejarah. Jika Anda merupakan pemain amatir di sebuah meja poker, mungkin Anda akan ditakut-takuti saat memegang kartu tersebut oleh pemain lain. Tetapi di balik semua itu, kartu yang dipegang oleh Hickok bukanlah kartu yang bernilai tinggi dan juga bukan merupakan kartu yang buruk dalam poker online. Jadi, meskipun selalu dipercaya bahwa kartu tersebut merupakan kartu orang mati, namun itu tidak mengubah peluang Anda untuk keadaan apa pun.

Sekian artikel menggenai Sejarah Istilah Dead Mans Hand Poker semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

scroll to top