Chat with us, powered by LiveChat

Narkoba untuk Bermain Poker: Apakah Membantu atau Menghancurkan

Narkoba untuk Bermain Poker: Apakah Membantu atau Menghancurkan – Banyak sekali pemain judi poker yang percaya bahwa obat-obatan Napza akan meningkatkan kinerja mereka di meja bandar poker. Namun, apakah hal ini benar? Apakah obat-obatan narkotika dapat membantu Anda bermain poker online dan membantu Anda memperoleh kemenangan? Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.

Adderall (campuran garam dengan Amfetamin)

Adderall adalah formulasi Amfetamin yang biasa digunakan untuk mengobati Attention Deficit Hyper-activity Disorder tetapi secara luas diyakini meningkatkan konsentrasi dan ketangkasan mental pada orang yang tidak menderita ADHD. Belakangan ini sedang gembar-gembornya penggunaan Adderall terhadap peningkatan kinerja bermain judi poker hingga sebagian pemain game poker menganggap obat ini seperti cawan suci. Namun, semakin banyak penelitian yang kemudian menyangkal efektivitas obat ini sebagai obat yang dapat meningkatkan kemampuan otak.

Kokaina

Selain alkohol dan ganja, kokain merupakan obat yang paling umum digunakan dalam dunia poker online. Mirip dengan Adderall, kokaina dianggap dapat membuat terjaga, waspada, dan dapat bermain untuk waktu yang lama sehingga membuat obat ini sering digunakan sebelum bermain judi poker. Namun, risiko penggunaan kokain sangat besar. Stu Ungar, pemain judi poker yang menggunakan kokaina menjadi candu terhadap zat ini dan kemudian ditemukan meninggal karena overdosis.

Provigil (Modafinil)

Modafinil digunakan untuk pengobatan narkolepsi dan gangguan tidur. Tetapi obat ini kemudian disalahgunakan menjadi menambah semangat dan kinerja otak. Dalam sebuah artikel mengenai judi poker, Paul Phillips mengatakan bahwa Adderall dan Provigil membantunya memenangkan jutaan dolar dari bermain game poker. Memang, belum ada penelitian lebih lanjut mengenai risiko penggunaan obat ini. Namun, para peneliti meyakini obat ini dapat menimbulkan efek samping dan risiko terbesar bagi Anda.

Beta Blocker

Meski obat ini tidak perlu terkenal, Beta Blocker digunakan untuk memerangi kecemasan dan populer di kalangan pemain judi poker sejak ditemukan pada tahun 1960-an. Beta Blocker memoderasi respons melawan terhadap stres yang menyebabnya terjadinya jantung berdebar, peningkatan frekuensi pernafasan dan keringat yang sering terjadi saat bermain poker online. Efek samping penggunaan obat ini sama besarnya seperti obat-obatan narkotika lainnya. Di antaranya adalah mual, muntah, diare, disfungsi ereksi dan kecemasan yang berlanjut.

Alkohol

Banyak pemain yang beranggapan bahwa alkohol adalah teman dekat judi poker. Hampir semua pertandingan judi poker darat menyediakan alkohol untuk para pemainnya. Seperti yang Anda ketahui, alkohol merusak kerja memori otak. Orang-orang yang berada di bawah pengaruh alkohol mampu mengingat kembali ingatan yang ada tetapi akan kesulitan mempertahankan peristiwa yang terjadi saat itu. Ini berarti, Anda akan kesusahan mengingat dan memikirkan kembali tindakan yang Anda ambil sebelumnya dan sulit mempertahankan emosi.

Ganja

Tepat di bawa alkohol, ganja adalah zat terpopuler kedua di dunia judi pokerSama seperti alkohol, ganja akan merusak penilaian Anda, pengambilan keputusan, kemampuan berpikir dan memori sehingga akan sulit untuk percaya bahwa zat ini tidak akan membuat Anda menjadi pemain yang lebih baik. Efek samping ganja dalam waktu singkat meliputi perubahan persepsi waktu, jarak, ruang, pandangan, suara dan sentuhan hingga disorientasi.

Sekian artikel menggenai Narkoba untuk Bermain Poker: Apakah Membantu atau Menghancurkan semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

scroll to top